Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik

- Jurnalis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.

Foto: Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.

Infonusa.co, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mengusulkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Mulut Tambang kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai salah satu alternatif untuk memperkuat pasokan listrik daerah. Usulan ini disampaikan di tengah persoalan pemadaman listrik bergilir yang berdampak pada masyarakat, termasuk di Kecamatan Tabang.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) untuk membahas kendala operasional yang menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah.

Meski operasional PLN tidak berada di bawah kewenangan langsung Pemkab Kukar, pemerintah daerah tetap berupaya menyampaikan kebutuhan masyarakat dan mendorong solusi untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik.

“Kita juga ingin memperjuangkan kesejahteraan dan kebahagiaan warga masyarakat kita, maka kami dari pemerintah daerah juga sudah berkomunikasi dan melaksanakan koordinasi dengan pihak PLN terkait dengan kendala-kendala yang mereka alami terkait dengan proses pemadaman ini sendiri,” ujar Aulia, Selasa (27/10/2026).

Menurut Aulia, selain koordinasi dengan PLN, diperlukan pembahasan solusi jangka panjang melalui pengembangan infrastruktur kelistrikan di daerah. Salah satu usulan yang telah disampaikan kepada Kementerian ESDM adalah pembangunan PLTU Mulut Tambang di Kukar.

“Kami mendorong kemarin sampai sudah ke Kementerian ESDM untuk dibangun PLTU Mulut Tambang yang ada di Kabupaten Kukar,” ungkapnya.

Aulia juga menyoroti gangguan pasokan listrik yang menurutnya kerap dialami warga Kecamatan Tabang. Persoalan tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah karena wilayah itu berada di kawasan dengan aktivitas pertambangan batu bara berskala besar, termasuk PT Bayan Resources Tbk yang disebutnya sebagai salah satu pemasok batu bara untuk PLN.

Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi mengenai pemerataan manfaat sumber daya alam bagi masyarakat di daerah penghasil. Menurutnya, kebutuhan listrik warga perlu mendapat perhatian, terutama di wilayah yang memiliki potensi sumber daya energi tetapi masih menghadapi kendala pasokan.

“Bapak Ibu bisa merasakan betapa sakitnya hati warga masyarakat Kukar yang setiap hari melihat ponton batu bara lewat di depan mata mereka. Sementara di sisi lain, kondisi listrik ini masih menjadi salah satu yang terkendala,” tegasnya.

Aulia menjelaskan, persoalan kelistrikan di Tabang telah menjadi perhatian pemerintah daerah sebelum pemadaman bergilir belakangan ini. Karena itu, Pemkab Kukar akan terus menyampaikan kebutuhan tersebut kepada pihak terkait dan mendorong pembahasan solusi yang dapat memperkuat keandalan pasokan listrik.

Ia berharap koordinasi antara pemerintah daerah, PLN, dan kementerian terkait dapat menghasilkan langkah konkret untuk mengatasi gangguan pasokan listrik yang berdampak pada rumah tangga, kegiatan ekonomi, dan pelayanan masyarakat.

“Ini yang menjadi konsentrasi kita dan kami sekali lagi akan terus menyuarakan ini,” tutupnya. (Adv/fi)

Berita Terkait

Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan
Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah
MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas
BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah
Dispar Kukar Seleksi Usulan Stimulus Ekonomi Kreatif Berdasarkan Kelayakan
Pemkab Kukar Minta Dukungan BNPB untuk Pemadaman Karhutla dari Udara
Pemkab Kukar Fasilitasi Pertunjukan Seni dan Budaya di Ruang Publik
BKPSDM Kukar Kembangkan PRAKTIS untuk Evaluasi ASN yang Absen tetapi Tak Masuk Kerja
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:29 WIB

MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:26 WIB

BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah

Berita Terbaru