LMP Samarinda Ajak Masyarakat Kurangi Mobilitas Malam Tahun Baru

- Jurnalis

Selasa, 28 Desember 2021 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Laskar Merah Putih Markas Cabang Samarinda, Dwi Ferdhianto Nur. (Foto : Ist)

Ketua Umum Laskar Merah Putih Markas Cabang Samarinda, Dwi Ferdhianto Nur. (Foto : Ist)

infonusa.co, Samarinda – Kebanyakan masyarakat Kaltim dalam menyambut tahun baru menjadi sebuah rutinitas yang setiap tahunnya harus dirayakan. Di setiap malam tahun baru menggelar acara di masing-masing rumah, maupun di satu tempat dengan mengundang warga lainnya.

Namun, semenjak adanya Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), kebiasan tersebut mau tidak mau harus terbatasi, demi mengantisipasi terjadinya kerumunan untuk menangkal penyebaran Covid-19.

Terbukti, pada perayaan tahun baru setahun lalu aktivitas masyarakat sangat terbatas, dan tidak ada lonjakan Covid-19. Begitupula pada perayaan tahun ini, dengan harapan yang sama hal itu dapat diterapkan.

Ketua Umum Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang (Marcab) Samarinda, Dwi Ferdhianto Nur menyebut adanya aktivitas pada malam tahun baru memang sangat di khawatirkan terjadi lonjakan Covid-19 yang tinggi. Karenanya, ketika pemerintah menerapkan batasan-batasan pun harus senantiasa ditaati dan dijalankan.

Ia pun dengan tegas melarang seluruh anggota LMP Samarinda untuk menggelar acara di luar rumah, kecuali bersifat penting dan mendesak. Ini sebagai upaya menjalankan himbauan pemerintah dan peran nyata LMP dalam melawan Covid-19 di Kaltim, meskipun saat ini sudah dalam kondisi yang jauh menurun.

“Saya larang seluruh anggota buat acara diluar rumah. Tidak boleh keluar kecuali urgent,” jelasnya, Senin (27/12) kemarin.

Dwi menerangkan pada perayaan malam tahun baru, sudah menjadi rahasia umum bahwa dirayakan dengan hal-hal yang cenderung bersifat negatif. Misalnya, meminum-minuman keras, maraknya peredaran narkotika, hingga pergaulan bebas. Selain itu, tak jarang pada malam tahun baru itu terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Sehingga kita mencegah secara dini pesta tahunan itu. Karena tidak menutup kemungkinan justru terjadi pesta miras maupun narkoba, yang merambat pada pergaulan bebas,” jelas Dwi.

Ia berpesan kepada seluruh orang tua bahwa kondisi ini sejatinya merupakan sebuah tanggung jawab para orang tua. Karenanya Dwi pun mengajak untuk bersama-sama memantau dan membatasi keluarga pada malam tahun baru nanti.

“Jadi, orang tua jangan biarkan anaknya justru menjadi pelaku ataupun korban dari kejahatan tersebut. Ayo kita galakkan malam tahun baru di rumah saja,” ajak Dwi. (***)

Berita Terkait

Surplus Beras Nusantara 2025: Mengapa Petani Terjebak Pengepul, Bukan Mandiri Pangan?
Krisis Ekologis: Ketika Tauhid Terlupakan dan Makna Khalifah Fil Ardh Hilang
UBD Sambut Hangat Tim MIP FPIK Unmul untuk Eksplorasi Kerja Sama Riset dan Akademik
Peringatan Maulid Nabi 1447 H di Madrasah Darussalam IBS Meriah, Tekankan Keteladanan Akhlak Rasulullah
20 Kader PDIP jadi Pejabat Eselon II Hasil Main Curang, Ada Pimpinan DPRD Jakarta
PPPKMI Kaltim Gelar Musda Perdana, Nahara Isnani Terpilih Jadi Ketua Baru
Langkah Baru KNPI di Kaltim: Caretaker Ditunjuk, HUT ke-52 Siap Digelar
Bangun Solidaritas, Keraton Kainmas Berbagai Hewan Kurban Pada Momentum Idul Adha
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 02:34 WIB

Surplus Beras Nusantara 2025: Mengapa Petani Terjebak Pengepul, Bukan Mandiri Pangan?

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:49 WIB

Krisis Ekologis: Ketika Tauhid Terlupakan dan Makna Khalifah Fil Ardh Hilang

Rabu, 12 November 2025 - 12:07 WIB

UBD Sambut Hangat Tim MIP FPIK Unmul untuk Eksplorasi Kerja Sama Riset dan Akademik

Sabtu, 20 September 2025 - 21:09 WIB

Peringatan Maulid Nabi 1447 H di Madrasah Darussalam IBS Meriah, Tekankan Keteladanan Akhlak Rasulullah

Selasa, 12 Agustus 2025 - 18:04 WIB

20 Kader PDIP jadi Pejabat Eselon II Hasil Main Curang, Ada Pimpinan DPRD Jakarta

Berita Terbaru