HIMARSI Universitas Mulawarman Bahas Masa Depan Identitas Kota Samarinda dalam Era Digitalisasi

- Jurnalis

Senin, 18 November 2024 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum HIMARSI, Rizki Amelia Putri

Ketua Umum HIMARSI, Rizki Amelia Putri

Infonusa.co, SAMARINDA – Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HIMARSI) Fakultas Teknik Universitas Mulawarman menggelar Diskusi Publik di Atrium Mall City Centrum pada Minggu, 18 November 2024, dengan tema “Samarinda Bersiap Menuju Era Digitalisasi dalam Pencarian Identitas Kota sebagai Pusat Peradaban.”

Ketua Umum HIMARSI, Rizki Amelia Putri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagai mahasiswa arsitektur, mereka tidak hanya harus mampu merancang konsep desain yang baik, tetapi juga harus peka terhadap isu-isu yang terjadi di masyarakat dan mampu hadir sebagai solusi melalui diskusi publik.

“Sebagai mahasiswa arsitektur yang nantinya akan berpraktik, kita tidak hanya mampu merancang konsep yang baik dan ahli dalam menggambar, tetapi juga harus mampu melihat isu yang terjadi di masyarakat. Oleh karena itu, dengan adanya diskusi publik ini, diharapkan mahasiswa arsitektur dapat mengembangkan pemahaman, keterampilan, dan inovasi, serta mempersiapkan diri menjadi arsitek yang bertanggung jawab dan peka terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Putri.

Dalam diskusi ini, selain mengundang narasumber yang ahli di bidang arsitektur, HIMARSI juga mengundang Andi Harun, Walikota Samarinda periode 2021-2024, sebagai pembicara.

“Sejak awal, Samarinda tidak memiliki master plan. Jika dilihat dari satelit, penataan kota Samarinda terlihat tidak beraturan, seperti akar pohon. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Samarinda sedang merencanakan Samagov (Samarinda Government) dalam bentuk digital yang mencakup informasi tentang tata kota dan wilayah Samarinda,” ujar Andi Harun.

Andi Harun juga menambahkan bahwa visi besar Samarinda sebagai Pusat Peradaban bertujuan untuk menjadikan kota ini lebih baik, dimulai dengan pembenahan perilaku masyarakat. Hal ini mencakup peningkatan kesadaran tentang kebersihan, kedisiplinan, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga fasilitas publik serta lingkungan.

Terkait identitas Kota Samarinda, arsitek Faizal Baharudin menjelaskan bahwa pencarian identitas kota dapat dilihat melalui tiga skala: mikro, meso, dan makro, dengan fokus utama pada budaya dan kearifan lokal masyarakat. Identitas ini mencerminkan karakter yang terbentuk dari tradisi, nilai-nilai sosial, dan pola hidup masyarakat setempat. Selain itu, wajah Samarinda juga dipengaruhi oleh sejarah kerajaan yang pernah ada di sekitar wilayah kota, yang meninggalkan jejak signifikan dalam perkembangan budaya, arsitektur, dan tata ruang kota.

Sementara itu, Shandy, salah satu pembicara, menambahkan bahwa Samarinda harus siap menghadapi tantangan besar menuju visi Indonesia Emas 2045. Dengan memadukan budaya, digitalisasi, dan identitas kota, Samarinda dapat menjadi contoh kota yang mengedepankan keberlanjutan, menciptakan Indonesia Emas yang maju secara teknologi, sekaligus kaya akan nilai-nilai budaya yang tetap terjaga.

Ketua HIMARSI, Putri, juga menjelaskan harapannya agar diskusi publik ini menjadi bentuk kepedulian HIMARSI dalam mendukung keberlanjutan kota Samarinda.

“Suka atau tidak, cepat atau lambat, Samarinda akan menghadapi tantangan besar dengan kedatangan IKN dan gempuran era digitalisasi. Oleh karena itu, sebagai mahasiswa arsitektur, kami mencoba menghadirkan upaya pemecahan masalah melalui dialog untuk meramu isu-isu tersebut,” ujar Putri.

Berita Terkait

Buka Puasa Bersama dan Bagikan Puluhan Paket Sembako Warga Buton, Wawali: Suasana Kekeluargaan Sangat Terasa
KNPI Kecamatan Anggana Kembali Hadirkan Street Run 2026, Jaga Silaturahmi dan Semangat Pemuda
DPD GAMKI Kaltim Bangun Komunikasi dengan Kodam VI/Mulawarman, Dorong Peran Pemuda Jaga Persatuan dan Stabilitas Daerah
Madrasah Darussalam IBS Samarinda Semarakkan Tarhib Ramadhan dengan Pawai Obor dan MABIT, Perkuat Spiritualitas Santri
Pascasarjana Unmul Satukan Akademisi dan Praktisi Bahas Solusi Sampah Kaltim–IKN
Ketua ISPIKANI Kaltim sebut Reuni Akbar FPIK Unmul Jadi Momentum Solidaritas Alumni
Intervensi Berlebihan Pejabat Struktural Kampus UINSI, Kebiri dan Pembatasan Kebebasan serta Kehidupan Demokrasi Mahasiswa Fakultas Syari’ah
Sekum DPK KNPI Loa Janan Soroti Sunmori, Disebut Jadi Ancaman Rutin Keselamatan Publik
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:47 WIB

Buka Puasa Bersama dan Bagikan Puluhan Paket Sembako Warga Buton, Wawali: Suasana Kekeluargaan Sangat Terasa

Minggu, 8 Maret 2026 - 23:41 WIB

KNPI Kecamatan Anggana Kembali Hadirkan Street Run 2026, Jaga Silaturahmi dan Semangat Pemuda

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:14 WIB

DPD GAMKI Kaltim Bangun Komunikasi dengan Kodam VI/Mulawarman, Dorong Peran Pemuda Jaga Persatuan dan Stabilitas Daerah

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:46 WIB

Pascasarjana Unmul Satukan Akademisi dan Praktisi Bahas Solusi Sampah Kaltim–IKN

Minggu, 8 Februari 2026 - 09:57 WIB

Ketua ISPIKANI Kaltim sebut Reuni Akbar FPIK Unmul Jadi Momentum Solidaritas Alumni

Berita Terbaru