Aksi HMI Bersama Nelayan Menjadi Peringatan Untuk DKP Kalimantan Timur

- Jurnalis

Jumat, 8 November 2024 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infonusa.co, Samarinda – Kader HMI Cabang Samarinda bersama perwakilan dari nelayan melakukan aksi demonstrasi di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur sebagai bentuk protes karena nelayan sulit mendapatkan solar subsidi. HMI Samarinda membawa empat tuntutan Meminta DKP Kaltim untuk segera menindaklanjuti masalah kesulitan solar subsidi untuk nelayan di Kota Samarinda, segera bangun SPBN di Kota Samarinda, meminta transparansi pendistribusian BBM Solar subsidi bagi nelayan di Kota Samarinda dan tindak tegas mafia pengetap solar subsidi di Kota Samarinda.

Kabid PTKP HMI Cabang Samarinda, Naufal Banu Tirta Satria mengatakan bahwa HMI Cabang Samarinda turun aksi karena keresahan dari masyarakat dan nelayan di Kota Samarinda sebagai bagian dari masyarakat yang sulit mendapatkan pasokan solar subsidi untuk kebutuhannya.

“HMI bergerak didasari oleh keresahan masyarakat dan nelayan tentunya adalah bagian dari masyarakat yang perlu diperjuangkan kesejahteraannya, bagaimana nelayan bisa sejahtera kalau dipaksa berburu solar subsidi yang langka dan tidak dipenuhi kuota pendistribusian solar subsidi khusus nelayan” ucapnya.

Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa HMI Cabang Samarinda membawa beberapa tuntutan untuk segera ditindak lanjuti oleh DKP Provinsi Kaltim terkait permasalahan kelangkaan solar subsidi untuk kebutuhan nelayan dan segera membangun SPBN di Kota Samarinda.

“SPBN sudah ditutup dari 2021 dan nelayan dipaksa membeli solar subsidi di SPBU dengan membawa jerigen dan mengantri bersama kendaraan lainnya belum lagi persoalan kuota yang diminta untuk memenuhi kebutuhan nelayan, hal tersebut harus sesegera mungkin ditindaklanjuti” ujarnya.

Aksi yang dilakukan oleh HMI Cabang Samarinda juga didasari dengan observasi lapangan dan dengan dibersamai langsung oleh perwakilan dari nelayan pada saat aksi dan audiensi yang mengeluhkan langsung soal keresahannya sebagai nelayan.

“Tadi sudah dikatakan langsung oleh perwakilan dari nelayan bahwa pembangunan SPBN khusus nelayan sangat dibutuhkan untuk memenuhi dan mempermudah mendapatkan solar subsidi dan juga DKP harus lebih selektif dalam memberikan rekomendasi untuk pembelian solar subsidi kepada nelayan karna banyak disalahgunakan” lanjutnya.

Banu sapaan akrabnya juga mengatakan, ia telah mendengar jawaban dari DKP Kota dan Provinsi yang langsung dihadiri oleh Kepala Dinas nya yang berkomitmen langsung dan menandatangani surat pernyataan yang dibuat oleh HMI Cabang Samarinda.

“Saat audiensi DKP Kota dan Provinsi sepakat dengan menandatangani surat pernyataan bahwa berbagai permasalahan tersebut benar adanya dan akan segera menindaklanjuti permasalahan tersebut dengan berkordinasi langsung dengan Wali Kota, DPRD dan BPH Migas” ujarnya.

HMI Cabang Samarinda akan terus mengawal kesepakatan dan upaya tindaknlanjut yang akan dilakukan oleh DKP Provinsi Kalimantan Timur dan Kota Samarinda dan akan terus bergerak hingga nelayan mendapatkan haknya.

“Gerakan ini tidak berhenti sampai disini, kami akan terus mengawal segala hal yang sudah dikatakan dan disepakati tadi, kami juga akan kembali bergerak apabila nelayan masih kesulitan mendapatkan solar subsidi karena kesepakatan yang dilanggar.” akhirnya.

Berita Terkait

Buka Puasa Bersama dan Bagikan Puluhan Paket Sembako Warga Buton, Wawali: Suasana Kekeluargaan Sangat Terasa
KNPI Kecamatan Anggana Kembali Hadirkan Street Run 2026, Jaga Silaturahmi dan Semangat Pemuda
DPD GAMKI Kaltim Bangun Komunikasi dengan Kodam VI/Mulawarman, Dorong Peran Pemuda Jaga Persatuan dan Stabilitas Daerah
Madrasah Darussalam IBS Samarinda Semarakkan Tarhib Ramadhan dengan Pawai Obor dan MABIT, Perkuat Spiritualitas Santri
Pascasarjana Unmul Satukan Akademisi dan Praktisi Bahas Solusi Sampah Kaltim–IKN
Ketua ISPIKANI Kaltim sebut Reuni Akbar FPIK Unmul Jadi Momentum Solidaritas Alumni
Intervensi Berlebihan Pejabat Struktural Kampus UINSI, Kebiri dan Pembatasan Kebebasan serta Kehidupan Demokrasi Mahasiswa Fakultas Syari’ah
Sekum DPK KNPI Loa Janan Soroti Sunmori, Disebut Jadi Ancaman Rutin Keselamatan Publik
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:47 WIB

Buka Puasa Bersama dan Bagikan Puluhan Paket Sembako Warga Buton, Wawali: Suasana Kekeluargaan Sangat Terasa

Minggu, 8 Maret 2026 - 23:41 WIB

KNPI Kecamatan Anggana Kembali Hadirkan Street Run 2026, Jaga Silaturahmi dan Semangat Pemuda

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:14 WIB

DPD GAMKI Kaltim Bangun Komunikasi dengan Kodam VI/Mulawarman, Dorong Peran Pemuda Jaga Persatuan dan Stabilitas Daerah

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:46 WIB

Pascasarjana Unmul Satukan Akademisi dan Praktisi Bahas Solusi Sampah Kaltim–IKN

Minggu, 8 Februari 2026 - 09:57 WIB

Ketua ISPIKANI Kaltim sebut Reuni Akbar FPIK Unmul Jadi Momentum Solidaritas Alumni

Berita Terbaru