Samri Ingin Pemerintah Kota Dorong Para Pengusaha Memiliki Lahan Parkir

- Jurnalis

Selasa, 26 Maret 2024 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra (Ikhsan/infonusa.co)

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra (Ikhsan/infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Banyaknya toko yang tidak memiliki lahan parkir, mendapat respon dari Wakil Ketua Komisi III, Samri yang menilai hal tersebut dapat mengganggu aktivitas pengguna jalan lainnya.

Samri juga menanggapi terkait pengusaha yang tidak memiliki lahan parkir, sebaiknya ketika membangun toko juga perlu memperhatikan lahan parkir.

“Toko kita ini pada saat membangun kan sudah ada 15 meter dari ruas jalan, tujuannya sebenarnya untuk alokasi parkir, tapi masyarakat sekarang ini setelah itu di bangun, nanti setelahnya itu ditambahin ke depan,” jelas Samri, pada Selasa (26/03/2024).

Samri meminta agar Pemerintah Kota mendorong toko-toko atau usaha yang di pinggir jalan itu wajib untuk memiliki lahan parkir, minimal parkiran untuk di depan toko yang di bangun.

“Ini bisa di jadikan sebagai syarat ketika dia mengajukan izin berjualan juga lahan parkir nya,” ucapnya.

Dirinya mengambil contoh usaha yang memiliki lahan parkir yang luas seperti Indomart dan Alfamidi yang berbeda dengan tokoh yang di kelola oleh perorangan yang tidak memiliki lahan parkir yang cukup.

“Lahan parkir pun digunakan untuk lapak, akhirnya mengganggu pengguna jalan lainnya contoh itu Alfamart, Alfamidi dan supermarket lainnya, begitulah sebenarnya yang benar,” ujarnya.

Lanjutnya, Samri mengungkapkan ketika toko yang ada memiliki lahan parkir pengunjung yang datang juga nyaman dalam berbelanja dan tidak mengganggu pengguna jalan yang ada.

Samri menegaskan terkhusus kepada pengusaha yang tidak memiliki lahan parkir perlu untuk penarikan retribusi sehingga dengan adanya penarikan retribusi mereka berpikir untuk mengusahakan membuat lahan parkir.

“Ya tujuannya kita bukan memberi hukuman ya tapi sebenarnya membangkitkan kesadaran supaya parkir ini penting untuk menunjang usaha kita apalagi yang dia menggunakan jasa atau yang jual beli,” tegasnya.

Lebih lanjut menurutnya parkir itu dapat menunjang pendapatan, sebab banyaknya pengunjung yang ingin berbelanja memilih tempat yang ada lahan parkirnya.

“Kalau tidak ada tempat parkirnya akhirnya kita jalan terus tuh cari yang ada parkirannya, itu berpengaruh,” tutupnya. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik
Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan
Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah
MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas
BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah
Dispar Kukar Seleksi Usulan Stimulus Ekonomi Kreatif Berdasarkan Kelayakan
Pemkab Kukar Minta Dukungan BNPB untuk Pemadaman Karhutla dari Udara
Pemkab Kukar Fasilitasi Pertunjukan Seni dan Budaya di Ruang Publik
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:29 WIB

MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:26 WIB

BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah

Berita Terbaru