Menilik Uniknya Singkong Selingkuh Ala Desa Jembayan Tengah Kukar

- Jurnalis

Jumat, 3 November 2023 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : Singkong Jembayan (infonusa.co/ho)

FOTO : Singkong Jembayan (infonusa.co/ho)

Infonusa.co, TENGGARONG– Bagi pecinta singkong, bisa mencoba makan Singkong Selingkuh hasil panen petani di Dusun Tudungan, Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu. Singkong Selingkuh ini cukup tenar, sehingga para wisatawan berkunjung ke dusun tersebut.

Kunjungan ke lokasi tanam singkong Selingkuh sudah dijadikan paket wisata lokal desa. Dengan paket wisata bawa pulang singkong hingga makan di lokasi dengan berbagai olahan berbahan singkong.

“Kami punya singkong Selingkuh di Dusun Tudungan,” sebut Kepala Desa Jembayan Tengah Masnur, Jumat (3/11/2023).

Singkong Selingkuh, sebut Masnur, merupakan hasil persilangan antara dua jenis singkong, yaitu singkong Gajah dan Pacar yang dilakukan para petani di Tudungan. Untuk menuju Dusun Tudungan ditempuh dari Kantor Camat Loa Kulu membutuhkan jarak tempuh sekitar 10 Km.

Masnur mengklaim sudah banyak yang berkunjung ke Tudungan guna menikmati enaknya singkong selingkuh.

“Ada saja yang datang untuk menikmati singkong selingkuh. Tudungan merupakan sentra pertanian Jembayan Tengah mulai terdapat beras, sayur mayur dan holtikultura,” ucapnya.

Selain punya hasil pertanian andalan berupa singkong selingkuh, ada lagi satu produk berupa Madu Kelulut yang juga menjadi andalan desa. Madu tersebut akan terasa nikmat jika dicampur dengan kopi khas Jembayan Tengah.

Bahkan, Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid, Kepala DPMD Kukar Arianto, serta para ulama dari kalangan habaib yang ada di Tenggarong sudah pernah menikmati kopi campur madu kelulut khas Tudungan.

“Dulu kami punya tanaman kopi sendiri, namun tidak produksi secara massal. Madu kelulut biasanya dicampur dengan kopi biasa atau sasetan,” terangnya.

Masnur yang berlatar belakang guru ini mengaku pihaknya, masih harus berjuang keras membenahi pembangunan karena sebagian wilayah Jembayan kesulitan mendapatkan air bersih, terkhusus di Tudungan.

Dirinya merencanakan akan membangun program Pamsimas dengan memanfaatkan sumber air bersih yang ada. “Kami rencanakan sumber airnya berasal dari eks tambang milik perusahaan yang airnya masih layak konsumsi,” jelasnya. (adv/diskominfokukar)

Berita Terkait

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik
Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan
Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah
MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas
BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah
Dispar Kukar Seleksi Usulan Stimulus Ekonomi Kreatif Berdasarkan Kelayakan
Pemkab Kukar Minta Dukungan BNPB untuk Pemadaman Karhutla dari Udara
Pemkab Kukar Fasilitasi Pertunjukan Seni dan Budaya di Ruang Publik
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:29 WIB

MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:26 WIB

BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah

Berita Terbaru