Kota Samarinda Mencoba untuk Membuat Program Pembentukan Forum CSR

- Jurnalis

Selasa, 20 Februari 2024 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sri Puji Astuti

Sri Puji Astuti

Infonusa.co, Samarinda – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kota Samarinda, Puji Astuti mengatakan bahwa Forum Corporate Social Responsibility (CSR) di Samarinda saat ini belum ada dan hanya ada untuk Kalimantan Timur, karena selama ini CSR di Samarinda itu berjalan secara parsial. Ada juga untuk wilayah lain yang di dukung oleh perusahan seperti Pertamina yang membantu renovasi Puskesmas dan bank yang ada untuk membantu pembuatan taman.

Dirinya juga menjelaskan bahwa saat ini sudah ada proses pembentukan forum CSR di Kota Samarinda tetapi masih memiliki kendala sehingga Forum CSR saat ini belum bisa berjalan dengan baik dan intens.

“Nah ini yang saat ini sedang di coba ya sudah terbentuk forumnya tapi orang orang nya yang siapa saja itu masih belum” ujarnya.

Lanjutnya, bahwa sudah ada rencana dalam pelantikan untuk forum CSR ini tetapi lagi lagi terhambat sebab ada beberapa hal yang harus di penuhi, sehingga proses pelantikan itu belum bisa dilaksanakan dan akhirnya di undur.

Ia juga menegaskan perlu adanya penelusuran yang lebih dari Pemerintah Kota terkait dana CSR ini ingin digunakan untuk apa. Karena dana CSR seakan dapat mennyelesaikan permasalahan sosial.

“Memang betul seakan akan CSR bisa menanggulangi permasalahan sosial yang ada di Kota Samarinda, tapi belum tentu karna kami menelusuri Pemerintah Kota ingin apa, bahkan pak Walikota sendiri pun berbicara untuk mengetuk pintu perusahaan itu hanya dapat 1 miliar” ungkapnya.

Seperti yang terlihat, begitu banyaknya perusahan-perusahan yang beroperasi di Kota Samarinda. Namun, tempat dan kantornya ternyata tidak terletak di wilayah Samarinda tetapi terletak di kota-kota lain seperti Jakarta, Surabaya, Balikpapan, dan Makassar sehingga tidak adanya perasaan tertekan dari perusahaan-perusahaan tersebut.

“Hal ini tidak bisa di lihat dengan sederhana karna masih kompleksitas lalu mereka tidak terlalu merasa membayar pajak “, tutupnya. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik
Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan
Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah
MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas
BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah
Dispar Kukar Seleksi Usulan Stimulus Ekonomi Kreatif Berdasarkan Kelayakan
Pemkab Kukar Minta Dukungan BNPB untuk Pemadaman Karhutla dari Udara
Pemkab Kukar Fasilitasi Pertunjukan Seni dan Budaya di Ruang Publik
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:29 WIB

MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:26 WIB

BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah

Berita Terbaru