Fuad Sebut Pendapatan Anggaran Daerah Kota Samarinda Meningkat di Pemerintahan Saat ini

- Jurnalis

Kamis, 21 Maret 2024 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Fuad Fakhruddin (Ikhsan/infonusa.co)

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Fuad Fakhruddin (Ikhsan/infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Saat ini Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) Kota Samarinda telah meningkat. Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Fuad sebut Pemerintah sekarang mendapatkan penilaian sangat baik terkait pencapaian anggaran tersebut.

Dirinya mengungkapkan bahwa selama ia menjabat sebagai anggota DPRD dari tahun 2014, anggaran tersebut hanya tetap di angka yang segitu saja dan peningkatannya tidak signifikan dibanding saat ini.

“Saya dari 2014 duduk menjadi anggota DPR (Dewan Perwakilan Rakyat, red) ini itu tidak pernah lebih dari pada 300 miliyar, tapi sekarang sudah di angka 700 miliyar nah ini sudah keberhasilan. Padahal kepemimpinan sekarang baru berjalan tiga tahun,” ungkap Fuad pada Selasa (19/03/2024).

Fuad membeberkan keberhasilan dari peningkatan PAD Kota Samarinda saat ini ternyata berasal dari segi pajak yang juga meningkat secara signifikan, walaupun masih ada sektor yang belum optimal.

“Tapi tidak juga kita menutup mata bahwa ada beberapa sektor yang belum terjamah, walaupun sudah berjalan tapi belum maksimal salah satu contohnya itu pemungutan parkir, masyarakat itu perlu di edukasi,” jelasnya.

Lanjut Fuad, terkait sektor yang belum optimal dalam hal ini pemungutan parkir. Menurutnya, anggaran parkir tersebut seharusnya bisa masuk ke dalam anggaran pemerintah maka dari perlu lebih detail menanggapi hal ini.

“ketika parkir saya tanya barcode (kode batang, red)  nya mana, kalau tidak ada barcode nya, karcis nya mana, kalau mereka gak ada karcis saya tidak kasih. Saya bilang saya bayar lima ribu, saya tidak masalah karena hasilnya untuk pembangunan kan itu masuk ke kas daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Fuad menjelaskan bahwa saat ini nantinya akan ada bantuan seperti program probebaya, berupa bantuan sekolah, pembangunan, sembako, drainase dan itu semua hasil dari PAD.

“Nah yang saya maksud kita harus mengedukasi masyarakat itu bayar parkir jangan murah biar sekian juga gapapa. Karena kita harus yakini bahwa itu akan kembali pada kita juga sebagai masyarakat,” pungkasnya.

Fuad juga menegaskan terkait upaya dan kiat-kiat Pemerintah saat ini sudah maksimal, dan juga tidak bisa di pungkiri masih ada program yang belum optimal di kerjakan.

“Ini yang perlu kita dorong lagi, bahkan bukan hanya 700 miliyar tapi juga bisa naik 1 triliun itu akan menjadi hal yang luar biasa. Sekrang di angka segitu aja kita lihat Samarinda dimana ada lobang sedikit di tempel begitu juga drainase, intinya responnya lebih cepat,” inginnya.

Akhir Fuad harap masyarakat Kota Samarinda dapat lebih menunjukkan perhatiaanya kepada pembangunan dan kepemimpinan yang ada sekarang, sehingga PAD juga dapat lebih meningkat lagi setelahnya. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik
Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan
Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah
MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas
BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah
Dispar Kukar Seleksi Usulan Stimulus Ekonomi Kreatif Berdasarkan Kelayakan
Pemkab Kukar Minta Dukungan BNPB untuk Pemadaman Karhutla dari Udara
Pemkab Kukar Fasilitasi Pertunjukan Seni dan Budaya di Ruang Publik
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:29 WIB

MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:26 WIB

BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah

Berita Terbaru