Fokus Desa Loh Sumber Terhadap Pembangunan Jaringan Irigasi 

- Jurnalis

Jumat, 3 November 2023 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kades Loh Sumber, Sukirno (istimewa)

Foto : Kades Loh Sumber, Sukirno (istimewa)

Infonusa.co, TENGGARONG-Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur pertanian. Salah satu fokusnya ialah jaringan irigasi yang diperuntukkan terhadap persawahan.

Rencana ini diharapkan dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung keberhasilan program lumbung pangan Kabupaten Kukar. Diketahui bahwa pembangunan irigasi di Desa Loh Sumber telah dimulai pada awal 2023. Panjang jaringan irigasi ini mencapai enam kilometer dan melintasi empat rukun tetangga (RT) yang berbeda. Pekerjaan ini ditangani langsung oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar.

Kepala Desa Loh Sumber, Sukirno, menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur pertanian di desa tersebut memiliki beberapa tujuan. Pertama, untuk memastikan bahwa program pertanian berbasis kawasan yang digulirkan oleh pemerintah kabupaten berjalan sesuai rencana. Selain itu, infrastruktur ini juga akan memastikan pengairan pertanian padi sawah di desa berjalan dengan optimal.

“Progres pembangunan irigasi ini terletak di empat titik berbeda. Saat ini kurang lebih 80 persen jaringan irigasi di desa sudah tersambung dengan baik,” ucap Sukirno, Jumat (3/11/2023).

Ia juga menyatakan bahwa pembangunan irigasi telah lama diharapkan oleh petani di desa tersebut. Selama bertahun-tahun, petani di Desa Loh Sumber masih menggunakan sistem pengairan tadah hujan, yang dianggap kuno terutama ketika musim kemarau tiba. Oleh karena itu, infrastruktur irigasi dibangun untuk mengalirkan air sungai melalui irigasi hingga mengairi persawahan warga.

“Sekarang kami sudah memastikan bahwa seluruh jaringan irigasi tersambung dengan aliran air yang normal,” ucapnya.

Sukirno juga menjelaskan bahwa untuk mendukung pembangunan irigasi ini, pihak desa mengajukan proposal kepada Bidang Sumber Daya Air, Dinas PU Kukar pada tahun lalu. Dan hasilnya, Dinas PU telah membangun jaringan irigasi sepanjang enam kilometer pada tahun ini. Sebagai penerima manfaat dari pembangunan irigasi, ada sembilan kelompok petani padi sawah di Desa Loh Sumber. Rincian pembangunan irigasi ini melintasi empat RT yang berbeda, yaitu RT 5, 6, 8, dan 9.

“Dengan tersambungnya seluruh jaringan irigasi ini, kita akan mengatasi masalah pengairan yang ada. Yang paling penting, petani tidak akan lagi kesulitan dalam mengairi padi sawah mereka,” pungkasnya. (adv/diskominfokukar)

Berita Terkait

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik
Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan
Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah
MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas
BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah
Dispar Kukar Seleksi Usulan Stimulus Ekonomi Kreatif Berdasarkan Kelayakan
Pemkab Kukar Minta Dukungan BNPB untuk Pemadaman Karhutla dari Udara
Pemkab Kukar Fasilitasi Pertunjukan Seni dan Budaya di Ruang Publik
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:29 WIB

MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:26 WIB

BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah

Berita Terbaru