Sapto Sarankan Perlunya Fire Alarm dan Fire Hydrant dalam Antisipasi Kebakaran

- Jurnalis

Kamis, 31 Oktober 2024 - 03:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono. (ist)

Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono. (ist)

Infonusa.co, Samarinda – Musibah kebakaran kerap terjadi, salah satu hal yang menjadi penyebab terjadinya kebakaran ialah rumah padat penduduk. Maka dari itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Sapto Setyo Pramono menyerukan pentingnya mengantisipiasi musibah kebakaran.

Dalam kesempatan tersebut, Sapto sampaikan, dalam mengatasi adanya peluasan kebakaran di daerah pemukiman warga, yang perlu di perhatikan yaitu saluran air atau titik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

“Titik PDAM ini untuk menjadi acuan dalam menentukan titik tertentu mana yang dirasa menjadi potensi bahaya kebakaran. Sehingga perlu adanya fire alarm dan fire hydrant yang sewaktu waktu bisa digunakan jika urgent,” jelasnya.

Sapto juga ungkapkan, pemukiman di Samarinda masih banyak menggunakan bahan kayu sehingga di perlukannya hydrant. Untuk mengantisipasi kebakaran yang besar.

“Mohon maaf, dengan kondisi itu berpotensi kebakaran maka diperlukan titik hydrant untuk proses pengambilan air,” ungkapnya.

Selain itu, Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu, juga menyampaikan perlunya diukur jarak dari titik hydrant dengan potensi kebakaran sehingga ketika ada musibah kebakaran bisa segera ditangani.

“Semua itu ada hitungannya, sehingga tidak asal meletakan hydrant, penentuannya melalui mitigasi kemudian ditentukan berapa jumlah hydrant yang diperluhkan,” ujar Sapto.

Akhir, Sapto beberkan konsleting listrik akibat kebanyakan kabel yang terlilit di daerah pemukiman padat penduduk menjadi salah satu penyebab kebakaran.

(Ikhsan/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB