Infonusa.co, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur (Dispora Kaltim) terus memperluas jangkauan Pelatihan Kecakapan Hidup sebagai salah satu upaya strategis dalam pengembangan potensi generasi muda di daerah. Program yang telah berjalan selama beberapa tahun ini kini diarahkan untuk menjadi lebih berkesinambungan dan berbasis kebutuhan lokal.
Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim melalui Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda, Rusmulyadi, mengungkapkan bahwa dari total 105 kecamatan di Kaltim, masih terdapat 84 kecamatan yang belum tersentuh oleh pelatihan tersebut.
“Tahun ini kami menargetkan pelatihan dapat dilaksanakan di 43 kecamatan. Untuk sisanya, kemungkinan akan kami lanjutkan melalui skema APBD perubahan,” ujarnya, Selasa (10/6/2025).
Meskipun terdapat refocusing anggaran, Dispora Kaltim tetap berkomitmen menjalankan program secara efektif dengan menyesuaikan kebutuhan pemuda di tiap wilayah. Rusmulyadi mencontohkan pelatihan menjahit di Kelurahan Loa Ipuh, yang disusun berdasarkan konsultasi dan masukan dari perangkat kelurahan setempat.
“Kami tidak asal memilih materi pelatihan. Selalu ada penggalian informasi terlebih dahulu mengenai potensi dan kebutuhan pemuda di daerah tersebut,” jelasnya.
Tak hanya menyasar keterampilan teknis, pelatihan juga dirancang untuk memberikan inspirasi. Salah satunya melalui kehadiran narasumber dari kalangan pemuda berprestasi, seperti Alda Al Ali Murrabbaniah, juara Pemilihan Pemuda Pelopor 2024 bidang pendidikan tingkat Kaltim.
“Kami menghadirkan Alda sebagai narasumber karena kami percaya pemuda akan lebih terinspirasi jika melihat contoh nyata dari teman sebaya yang sukses,” tambahnya.
Selain pelatihan kecakapan hidup, Dispora Kaltim juga mendorong program-program kepemudaan lain untuk terus berlanjut, seperti Fasilitasi Kepemudaan, Fasilitasi Organisasi, Kemandirian Ekonomi Pemuda, hingga Pendidikan Kader Muda Daerah.
Dengan pola pengembangan yang partisipatif dan berbasis data, Dispora Kaltim optimistis bahwa pelatihan kecakapan hidup akan menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi muda yang produktif, mandiri, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. (Ina/Adv/DisporaKaltim)










